ADS

....

Terlihat Kalah Cantik Dibanding Wanita Lain? Seorang suami mengadukan apa yang ia rasakan kepada seora...

....

Ketika Allah menciptakan wanita, malaikat datang dan bertanya, "Mengapa begitu lama engkau menciptakan wanita, Ya Alllah ???.

...

Embun pagi menetes syahdu Keindahan hari mulai berpadu Ada seberkas harapan terpancar dari wajah seorang ibu Melihat gadis mungilnya bersemangat menggebu .

.....

ZUBAIDAH BINTI JA’FAR Tiada seorang wanita pun yang telah memiliki kedudukan dan pangkat, kekayaan dan kemewahan, kekuasaan dan kemampuan, derajat yang tinggi dan pengaruh yang luas, sebagaimana yang telah dimiliki oleh Zubaidah Binti Ja’far, i.

...

Rabi’ah binti Isma’il Al-Adawiyah tergolong wanita sufi yang sangat terkenal dalam sejarah Islam. Dia satu-satunya wanita yang telah membentuk pengajaran dan pencapaian tingkat kesufian. Dia telah mencapai tingkat makrifat tertinggi di dalam sufisme.

Showing posts with label PUISI. Show all posts
Showing posts with label PUISI. Show all posts

Monday, 21 March 2016

Ekstase Pagi

kicauan burung memecah kesunyian alam
membentuk simfoni cinta dalam barisan kata
rindu itu masih menggelayut
membelah jiwa bak garis khatulistiwa

rasa tak mampu di paksa
hanya dalam barisan senja mengukir keindahan asa
dalam doa tulus tersebut nama
indah mengalun melodi cinta

Sunday, 20 March 2016

Kematian yang Menawan

waktu terus berjalan
tubuh ini mulai renta dengan sendirinya
tak sedari dulu saja kesadaran itu muncul
kini tua menjadi takdir yang tak bisa di pungikiri

meski mati tak bersyarat
namun tanda akan datang nya saat hari mulai menua
setiap yang bernyawa pasti menemui ajal nya
hanya menunggu kehadiran malaikat pencabut nyawa

Saat muda berfoya foya
Tua ingin kaya raya
Dan berharap mati masuk surga
Sungguh idealisme semata

Kehidupan tidak menjanjikan apa apa
Kecuali bagi sang pemilik cinta
Mahabbah pada yang Esa
Sehingga mampu menerima seluruh ketentuannya

Kematian bukanlah akhir perjalannya
Namun justru menjadi awal pertemuan dengan sang Kekasih
Mencurahkan seluruh rindu yang terpendam
Dalam kehidupan yang tiada kenikmatan kecuali dengan memandang sang Pencipta

Aku tak Ingin Jadi Benalu

ibu...
aku bukanlah anak yg pantas engkau banggakan...
ibarat benalu yang tak mampu melepaskan diri dari mu..
aku menjadi sesuatu yang belum bisa membalas semua jasamu...
kini aku tahu rasanya betapa berat menjadi seorang ibu...
namun dalam beban ku.. justru q pun masih membenanimu..
saat aku bercermin maka tak ku temukan sedikitpun kebaikan yg pernah aku lakukan utk membahagiakanmu..
bahkan anakku pun aku titipkan padamu demi sebuah cita cita ku...
anak macam apa aku ini..
aku tahu ibu...
jika kau adalah bumi..
maka aku adalah manusia yang tak tahu balas budi...
Tuhan.. jika Kau izinkan berikanlah aku kekuatan untuk menjadi perantara kebahagiaan ibuku..

Galau

sakiiiiiit rasanya tuhan..
ketika aku hanya mampu melihat semua aktifitas nya..
tanpa q mampu utk terlibat di dalamnya..
sungguh serasa hampa dunia ini dengan segala hal pernak pernik nya ketika q hanya mampu memandang nya tanpa q bisa menjangkau nya..
apa yg harus q lakukan tuhan ketika Kau tidak memampukan aku utk berbuat apa apa dalan segala keadaanku..
apa yg harus q fikirkan tuhan.. ketika kau menghamparkan segalanya di depanku namun q tak bisa ikut menikmatinya..
serasa hidup ku ini sempit sekali tuhan..
hanya berukuran sebesar benda kecil yg q pegang namun benda itu mampu menguasai seluruh perasaanku..

Friday, 18 March 2016

Iri Bukan Solusi




Hati tersiksa dalam nestapa
Keberhasilan orang lain menjadi derita
Semakin jelas sesak di dada
Mendapati dirinya tak berdaya

Sungguh kerusakan diri menggerogoti
Tiadakah sadar akan penyakit iri
Bahayanya lebih dari kobaran api
Membakar kayu bertubi tubi

Kemanakah akan mencari obat
Bilamana qolbu telah berkarat
Namun tidak ada kata terlambat
Di sisi Sang Penerima taubat

Tebar senyum keikhlasan
Saat kawan dapatkan kesuksesan
Katakan itu anugerah Tuhan
Dalam bingkai kebanggaan

Ikhtiar wujud pengabdian
Hasil bukanlah tujuan
Iri dengki karakter menjerumuskan
Mencerminkan pribadi tak beriman

Wednesday, 9 December 2015

Coretan Penaku



Keluarga Sarat Makna

Embun pagi menetes syahdu
Keindahan hari mulai berpadu
Ada seberkas harapan terpancar dari wajah seorang ibu
Melihat gadis mungilnya bersemangat menggebu

Kebahagiaan hidup kian bertambah
Bersama laki laki pemilik himmatul ’aliyah
Yaitu cita cita tinggi syarat hikmah
Untuk menggapai hidup sakinah

Kehormatan seorang wanita akhir zaman
Mencerminkan suri tauladan kesalihahan
Kesuksesan sebagai istri idaman
Sekaligus dasar keberhasilan generasi masa depan

Kesederhanaan menjadi perilaku
Kebersamaan merupakan hukum yang sudah baku
Tiada kata suasana beku
karena kasih sayang lah yang berlaku

Keluarga bak surga di dunia
Pelipur lara dalam duka
Penyembuh jiwa saat terluka
Pendukung utama meraih asa

Baiti Jannati (Rumahku Surgaku)

Tuesday, 8 December 2015

PUJIAN BAGI NYA

Imam Ibn Athoillah As Sakandari mengingatkan:
"Siapapun yg memuliakan anda, sesungguhnya ia telah memuliakan yg ada di dalam dirimu berupa keindahan TiraiNya. Karena itu pujian seharusnya kepada yg menutupi anda, dan pujian bukan pada orang yg memuliakan anda atau yg mengucapkan terima kasih kepada anda"
Banyak orang balik memuji orang yg memuji kita atau berterimakasih kepada kita. Padahal seharusnya pujian itu kepada yg menutupi aib dan kekurangan kita, yaitu Alloh Robbul Izzah Ta'ala. Karena tanpa tirai tutupNya yg indah pada kita semua , tak satupun menghargai dan menghormati kita.
Manusia itu, pada aslinya adalah tempatnya kurang dan cacat. Baik orang tersebut ahli ibadah maupun ahli maksiat, baik orang itu sedang mendapatkan nikmat atau cobaan.
Tak ada lain karena karuniaNya, dan tak ada kehidupan melainkan karena ada dalam tiraiNya. Jika saja tirai itu di buka pastilah terbuka cacat tiada tara..
Maka kita wajib memuji ALLOH SWT yang menutupi diri kita dengan tutupNYA YANG MAHA INDAH.. LAAILAHA ILLA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINADZDZOOLIMIIN...